Olahraga Jari Bisa Kurangi Resiko Penyakit Alzheimer

Olahraga Jari Bisa Kurangi Resiko Penyakit Alzheimer

Penyakit Alzheimer adalah kondisi kelainan yang ditandai dengan penurunan daya ingat, penurunan kemampuan berpikir dan berbicara, serta perubahan perilaku pada penderita akibat gangguan di dalam otak yang sifatnya progresif atau perlahan-lahan.

Menurut artikel yang diterbitkan dalam majalah kesehatan di Amerika, otak manusia pada usia 30 tahun itu mulai menua dan melemah. Dan setelah usia 40 tahun, sistem metabolisme tubuh juga perlahan mulai melambat, fungsi sel-sel otak juga menurun, kekuatan fisik, daya ingat serta kekuatan reaksi juga ikut menurun. Kemampuan posisi dan koordinasi tubuh juga mulai berkurang. Dan setelah usia 60 tahun, kemampuan otak akan terus menyusut hingga 15% per tahunnya.

Baru-baru ini, serangkaian latihan untuk otak dari rumah sakit Beijing sedang populer. Dalam video tersebut, ahli syaraf rumah sakit menunjukkan 4 gerakan jari sederhana yang setiap gerakannya dilakukan 20 kali sehari. Seorang profesor kedokteran asal Jepang juga menyatakan bahwa ada banyak syaraf dari jari yang terhubung dengan otak. Latihan jari dapat sepenuhnya merangsang syaraf-syaraf ini dan membantu meningkatkan fungsi otak dan mencegah atau menghambat perkembangan gangguan kognitif.

Langkah pertama: ketukkan atau tempelkan setiap jari kiri ke kanan

Olahraga Jari Bisa Kurangi Resiko Penyakit Alzheimer

Langkah kedua: tempelkan setiap jari pada jari jempol

Olahraga Jari Bisa Kurangi Resiko Penyakit Alzheimer

Langkah ketiga: lima jari dari kedua tangan saling menyilang

Olahraga Jari Bisa Kurangi Resiko Penyakit Alzheimer

Langkah keempat: kepalkan tangan lalu perlahan buka jari satu persatu mulai dari jempol dan kepalkan lagi satu per satu mulai dari kelingking

Olahraga Jari Bisa Kurangi Resiko Penyakit Alzheimer

Para peneliti pernah melakukan penelitian terhadap otak pria sebelum dan sesudah melakukan latihan jari. Mereka menemukan bahwa setelah latihan, aliran darah pada bagian cerebral cortex (bagian dari otak yang mengontrol memori, fungsi otak) pria itu lebih tinggi. Jadi, disarankan agar kita bisa melakukan latihan jari ini.

Saat sedang bosan, kamu bisa melakukan latihan jari seperti ini: